| Pendidikan Karakter |
| Written by Ines Setiawan | |
|
Kami percaya bahwa pendidikan akademis dan pendidikan karakter adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan sehingga karakter/nilai yang kami tanamkan terintegrasi dalam setiap pembelajaran yang bersifat akademis. Misalnya
sewaktu belajar mengenai bakteri pembusuk (decomposing bacteria), anak tahu
bahwa sampah plastik tidak akan terurai oleh bakteri ini dan akibatnya sangat
buruk bagi tanah. Dari situ, dia tahu
bahwa membuang sampah sembarangan itu tidak baik dan dia belajar untuk tidak
melakukannya.
Sewaktu belajar
mengenai komponen sesajian masyarakat Hindu Bali dan arti semua ini bagi
mereka, anak mengerti bahwa setiap orang memiliki keyakinan berbeda yang harus
kita hormati.
Sewaktu belajar
mengenai hitungan persentase matematika dan beda menabung di bank dan di
celengan, anak tahu pentingnya menabung dan melakukannya. Sewaktu belajar
mengenai tabel elemen kimia dan mengetahui bahwa tabel tersebut belumlah final
karena masih ada elemen yang belum ditemukan oleh manusia, anak mendapat
inspirasi bahwa ada sebuah kesempatan dalam bidang apapun di dunia ini, dan
seterusnya.
Pendidikan
karakter/nilai tidak pernah kami ajarkan melalui hafalan ataupun kami beri
ujian tertulis, tetapi selalu terintegrasi dalam setiap pembelajaran
akademisnya. |
| < Prev | Next > |
|---|